Header Ads

  • Breaking News

  • Minggu, 05 April 2026

    Dari Hati ke Jalan Raya, Reza Chairul Akbar Sidiq dan Yudho Huntoro Ajak Masyarakat Lebih Peduli

     


    SUMBAR
     | Momentum Hari Paskah di tahun 2026 terasa lebih tenang dan membumi. Tidak ada kemewahan kata, tidak pula narasi berlebihan. Yang muncul justru pesan sederhana, namun terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

    Di tengah suasana itu, Reza Chairul Akbar Sidiq bersama Yudho Huntoro memilih menyampaikan sesuatu yang lebih jujur—tentang makna pengorbanan, tentang kesabaran, dan tentang bagaimana manusia seharusnya saling menjaga.

    Bagi Reza Chairul Akbar Sidiq, Paskah bukan sekadar peringatan tahunan. Ia adalah ruang untuk berhenti sejenak, melihat ke dalam diri, dan mengingat kembali nilai-nilai dasar yang sering terlupakan dalam rutinitas.

    Hal yang sama juga disampaikan Yudho Huntoro. Ia menilai, kehidupan di jalan raya sebenarnya adalah cerminan kecil dari kehidupan sosial. Ada ego, ada emosi, tapi juga ada ruang untuk saling memahami jika mau menahan diri.

    Di balik seragam yang dikenakan, keduanya berbicara sebagai manusia biasa—yang melihat langsung bagaimana kerasnya dinamika di lapangan, bagaimana satu kesalahan kecil bisa berujung besar, dan bagaimana kesabaran sering menjadi hal paling mahal.

    Pesan yang mereka sampaikan tidak muluk. Cukup sederhana: saling jaga. Entah itu di rumah, di lingkungan sekitar, ataupun saat berada di jalan raya.

    Menurut Reza Chairul Akbar Sidiq, banyak persoalan di jalan sebenarnya bisa dihindari jika setiap orang mau sedikit lebih sabar. Tidak terburu-buru, tidak memaksakan diri, dan mau menghargai pengguna jalan lainnya.

    Sementara Yudho Huntoro melihat bahwa empati menjadi kunci yang sering hilang. Padahal, dengan memahami posisi orang lain, konflik bisa dicegah bahkan sebelum terjadi.

    Tidak ada nada menggurui dalam pesan tersebut. Yang terasa justru pendekatan yang lebih dekat, seolah berbicara sebagai sesama warga yang sama-sama menggunakan jalan, sama-sama punya keluarga, dan sama-sama ingin selamat sampai tujuan.

    Momentum Paskah menjadi pengingat bahwa pengorbanan bukan selalu tentang hal besar. Kadang, menahan emosi di jalan, memberi jalan kepada orang lain, atau sekadar tidak memaksakan kendaraan sudah menjadi bentuk kepedulian.

    Dalam keseharian tugasnya, Ditlantas Polda Sumbar memang berada di garis depan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Dari situlah mereka melihat, bahwa pendekatan manusiawi jauh lebih bermakna daripada sekadar aturan.

    Apa yang disampaikan Reza Chairul Akbar Sidiq dan Yudho Huntoro menjadi refleksi bahwa ketertiban tidak lahir dari rasa takut, melainkan dari kesadaran.

    Kesadaran itulah yang ingin dibangun, pelan-pelan, tanpa tekanan, namun konsisten. Karena pada akhirnya, keselamatan adalah kebutuhan bersama, bukan sekadar kewajiban.

    Paskah tahun ini pun tidak berhenti pada simbol atau ucapan. Ia menjadi ruang untuk mengingat kembali bahwa hidup berjalan berdampingan, dan setiap orang punya peran untuk menjaga satu sama lain.

    Di tengah berbagai kesibukan dan dinamika, pesan sederhana itu justru terasa paling kuat—bahwa kebaikan, sekecil apapun, tetap punya arti.


    Catatan Redaksi:

    Apa yang disampaikan Dirlantas dan Wadirlantas Polda Sumbar menunjukkan bahwa peran polisi tidak semata-mata sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pengingat nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.

    Pendekatan yang lebih sederhana, jujur, dan tanpa jarak seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik, bahwa polisi hadir bukan hanya untuk mengatur, tetapi juga untuk memahami dan menjaga masyarakatnya.


    TIM RMO 

    Prajurit Wing Udara 1 Puspenerbal Raih Prestasi di Kasal CUP V TA 2026

    TNI AL-Puspenerbal (05/4/2026)

    Diantara Prajurit  Puspenerbal, dua Prajurit Wing Udara 1 Puspenerbal kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Kasal Cup V TA 2026 cabang olahraga karate yang digelar di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (4/4).




    Dalam kejuaraan tersebut, para atlet karate Puspenerbal tampil maksimal dan berhasil meraih sejumlah medali, di antaranya Prajurit Wing Udara 1 Serda Priska meraih Juara 3 Kumite-55 kg Putri TNI/Polri dan Serda Doni meraih Juara 3 Kumite-67 kg Putra TNI/Polri.

    Prestasi ini menjadi bukti dedikasi dan semangat juang prajurit Wing Udara 1 Puspenerbal dalam mengharumkan nama satuan di tingkat nasional. Komandan Wing Udara 1 menyampaikan ucapan terimakasih dan rasa bangga terhadap personel yang sudah meraih juara, prestasi yang sudah diraih saat ini, terus ditingkatkan, tetap semangat dan siapkan pertandingan tahap berikutnya, ujar Danwing Udara 1 Puspenerbal.

    Pencapaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh prajurit untuk terus berprestasi dan memberikan yang terbaik bagi TNI Angkatan Laut khususnya Puspenerbal. 

    TK Hang Tuah Perwakilan Bengkulu YHT Raih Juara II Festival Drumband Cendana SMAN 5 Bengkulu


    Bengkulu
    ,(04/04/26)

    Festival Drumband Cendana SMAN 5 Bengkulu yang berlangsung di GOR Sawah Lebar Bengkulu (04/04/26), diikuti oleh 9 tim dari murid tingkat sekolah Taman Kanak-Kanak di wilayah Bengkulu.

    Yayasan Hang Tuah hadir melibatkan murid TK Hang Tuah Perwakilan Bengkulu, berhasil keluar sebagai juara II setelah menyisihkan peserta lainnya.

    Keluar sebagai juara I  TK TK Islam Insan Intani,  juara II TK Hang Tuah Perwakilan Bengkulu dan juara III dari TK Bhayangkari. TK Hang Tuah Perwakilan Bengkulu juga meraih predikat pelatih terfavorit

    Kasatdik TK Hang Tuah Perwakilan Bengkulu  Ngatemi, S.Ag bersama Ketua Pengurus Perwakilan  Bengkulu Yayasan Hang Tuah Nui Nurwahidin menyampaikan kepada awak media bahwa murid TK Hang Tuah Perwakilan  Bengkulu tampil sangat enerjik dan dengan kepecayaan diri mampu tampil  memukau dalam festival tersebut sehingga mampu keluar  sebagai juara II.



    Keberhasilan sebagai juara ini tentunya berkat kerja keras seluruh manajemen sekolah  bersama para orang tua murid,  pelatih bertangan dingin Ns. Riki Habiburrahman, S.Kep, CBDN,  Rose Elfani, S.Pd AUD dan Samudro Lintang, S. Pd.

    Ketua Harian PDBI Propinsi Bengkulu mengapresiasi kegiatan Tahunan  SMA Negeri 5 Bengkulu,  festival di selenggarakan mulai dari murid jenjang TK hingga SMA. 

    Adapun maksud dan tujuan di selenggarakan festival ini adalah merupakan program tahunan SMAN 5 Bengkulu dalam rangka memeriahkan HUT SMAN 5  Bengkulu (yht/dar).  

    Sabtu, 04 April 2026

    Momentum Milad SEMMI, Dirlantas Polda Sumbar Soroti Peran Mahasiswa dalam Membangun Peradaban

     


    SUMBAR
     | Nuansa kebersamaan dan semangat kebangkitan generasi muda terasa kuat dalam peringatan Milad ke-70 Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) yang turut mendapat perhatian khusus dari jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat.

    Melalui ucapan resmi yang disampaikan secara terbuka, Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar menunjukkan dukungan moril terhadap perjalanan panjang organisasi mahasiswa Islam tersebut dalam membangun peran strategis di tengah masyarakat.

    Dirlantas Polda Sumbar, melalui Direktur Lalu Lintas Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, menegaskan bahwa momentum Milad SEMMI bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan refleksi perjalanan intelektual dan kontribusi nyata mahasiswa dalam kehidupan berbangsa.

    Dalam pesan yang disampaikan, Dirlantas menilai SEMMI telah menjadi bagian penting dalam mencetak kader-kader pemikir yang tidak hanya kuat secara ideologi, tetapi juga aktif dalam gerakan sosial yang menyentuh langsung masyarakat.

    “Bersatu dalam gerakan, wujudkan asta cita,” menjadi semangat yang diangkat dalam Milad ke-70 ini, sekaligus mencerminkan harapan besar terhadap peran mahasiswa sebagai agen perubahan di masa depan.

    Dirlantas Polda Sumbar juga menyoroti bahwa tantangan zaman yang semakin kompleks membutuhkan kehadiran generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

    Hal ini sejalan dengan harapan agar SEMMI terus memperkuat perannya dalam menjawab berbagai persoalan umat dan bangsa, baik dalam ranah pemikiran, gerakan sosial, maupun kontribusi nyata dalam pembangunan.

    Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, AKBP Yudho Huntoro, turut menyampaikan apresiasi terhadap eksistensi SEMMI yang telah konsisten menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan intelektualitas dalam setiap gerak langkahnya.

    Menurutnya, sinergi antara aparat kepolisian dan kalangan mahasiswa menjadi hal penting dalam menciptakan stabilitas sosial yang harmonis dan berkeadilan.

    Dirlantas Polda Sumbar memandang mahasiswa sebagai mitra strategis dalam membangun kesadaran masyarakat, termasuk dalam aspek tertib berlalu lintas dan kehidupan sosial yang lebih luas.

    Pendekatan humanis yang selama ini digaungkan oleh jajaran Ditlantas juga dinilai sejalan dengan semangat gerakan mahasiswa yang mengedepankan dialog, edukasi, dan aksi nyata di tengah masyarakat.

    Melalui momentum Milad ini, Dirlantas berharap SEMMI dapat terus berkembang menjadi organisasi yang adaptif terhadap perubahan zaman, tanpa kehilangan jati diri sebagai gerakan mahasiswa Islam yang progresif.

    Pesan yang disampaikan tidak hanya sebatas ucapan selamat, tetapi juga bentuk dorongan agar SEMMI terus melahirkan gagasan-gagasan konstruktif yang mampu menjawab tantangan global.

    Di sisi lain, kehadiran Dirlantas Polda Sumbar dalam memberikan perhatian terhadap Milad SEMMI menjadi gambaran nyata bahwa sinergitas lintas sektor terus dibangun demi kepentingan masyarakat luas.

    Momentum ini diharapkan menjadi titik penguat kolaborasi antara kepolisian dan mahasiswa dalam menciptakan lingkungan sosial yang aman, tertib, dan berkeadilan.

    Dengan semangat Milad ke-70, Dirlantas Polda Sumbar optimis bahwa SEMMI akan terus menjadi garda terdepan dalam perjuangan intelektual dan sosial demi kemajuan bangsa Indonesia.


    Catatan Redaksi:

    Peran kepolisian tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa. Sinergi seperti ini menjadi kunci dalam membangun bangsa yang lebih humanis dan berkeadilan.


    TIM RMO 

    Teladani Aksi Patriotisme Prajurit Angkatan Laut, Lanudal Juanda ikuti Nobar Bersama Puspenerbal Film The Hostage's Hero


    TNI AL-Puspenerbal
     (4/4/2026)

    ‎Dalam rangka menumbuhkan semangat nasionalisme serta meneladani aksi patriotisme prajurit Angkatan Laut, Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Juanda, mengikuti acara nonton bareng (nobar) film “The Hostage's Hero” bersama Puspenerbal bertempat di Transmart Sidoarjo dan Transmart Rungkut Surabaya yang dilaksanakan selama dua hari, pada 2 hingga 3 April.

    ‎Kegiatan Nobar bersama Puspenerbal ini diikuti oleh Komandan Lanudal Juanda Kolonel Laut (P) Gugus Wahyu Setyo Utomo, S.H., M.Tr.Hanla., M.M., yang hadir bersama Ketua Cabang 3 Gabungan Jalasenastri Puspenerbal Ny. Dewi Gugus Wahyu Setyo Utomo dengan diikuti oleh prajurit, PNS, serta keluarga besar Lanudal Juanda sebagai sarana pembinaan mental dan ideologi melalui media film.




    Film “The Hostage's Hero” sendiri mengangkat kisah nyata heroisme prajurit TNI Angkatan Laut dalam menjalankan tugas negara, yang sarat dengan nilai keberanian, pengorbanan, dan loyalitas terhadap bangsa dan negara.

    ‎Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mengambil nilai-nilai positif yang terkandung dalam film tersebut, serta semakin memperkuat semangat pengabdian sebagai prajurit Jalasena yang profesional, tangguh, dan berkarakter. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan soliditas antar prajurit khususnya keluarga besar Lanudal Juanda. 

    Sunset Party KJK 2026 bersama delegasi ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) di KRI Bima Suci


    Perairan Malaka
    , 04 April 2026

    Sunset Party Kartika Jala Krida 2026 bersama delegasi ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) yang dilaksanakan di Geladak KRI Bima Suci menjadi acara yang sangat dinantikan. Acara ini dilaksanakan pada Sabtu, 04 April 2026 yang merupakan bagian dari pelayaran Kartika Jala Krida (KJK) 2026 yang diikuti oleh 79 Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) dan 52 taruna angkatan laut dari 24 negara sahabat.

    Acara menjadi semakin meriah dengan ditampilkannya kesenian Indonesia Reog Ponorogo dan tarian dari negara-negara  sahabat. Turut hadir Komandan KRI Bima Suci, Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto, S.E, M.Tr.Opsla., Palaklat KJK 2026 Letkol Laut (P) Priyono M.Tr.Opsla., serta para perwira pendamping (Paping) Taruna AAL pada acara ini.




    Selanjutnya pelayaran KJK 2026 akan melanjutkan di Etape kedua yaitu Belawan setelah sebelumnya berhasil sandar di etape pertama yakni Jakarta. Pelayaran ini bertujuan untuk memperkuat diplomasi maritim dan mempererat hubungan persahabatan antar negara. KRI Bima Suci, kapal latih TNI AL, menjadi pusat kegiatan ini dan akan menyelesaikan etape per etape sampai bulan Juli mendatang.

    Sunset Party ini diharapkan dapat menjadi momen yang tak terlupakan bagi para peserta, dengan pemandangan matahari terbenam yang indah dan suasana yang hangat. Acara ini juga menjadi kesempatan bagi para taruna untuk memperluas wawasan global dan mempererat kerja sama internasional.  

    Langkah Nyata Polres Pasbar di SPBU Sariak Jalankan Arahan AKBP Agung Tribawanto


    PASAMAN BARAT
     | Di wilayah pesisir Pasaman Barat, kebutuhan nelayan terhadap bio solar bersubsidi bukan sekadar soal bahan bakar, melainkan penopang hidup sehari-hari. Karena itu, pengawasan distribusinya menjadi perhatian serius jajaran Polres Pasaman Barat di bawah kendali AKBP Agung Tribawanto.

    Arahan tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengecekan pendistribusian BBM di SPBU 14.263.584 Nagari Sariak, Kecamatan Luhak Nan Duo, Jumat (3/4/2026), yang menjadi titik pelayanan kebutuhan BBM masyarakat pesisir.

    Kegiatan pengecekan di lapangan dipimpin langsung oleh Kapolsek Pasaman AKP Zulfikar, didampingi Kapolpos Simpang Tiga Aiptu Suhartono dan Bhabinkamtibmas Koto Baru Aipda Wahyul Azizwan.

    Melalui Kapolsek Pasaman, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K menyampaikan bahwa pengecekan ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait dugaan pembelian BBM jenis bio solar menggunakan jeriken.

    Fokus pemeriksaan diarahkan pada kelengkapan administrasi pembelian, khususnya surat rekomendasi resmi bagi nelayan yang memang diperbolehkan membeli BBM subsidi untuk kebutuhan melaut.

    Dari hasil pengecekan yang dilakukan, tidak ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan BBM subsidi oleh nelayan. Seluruh pembelian yang terjadi masih sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Penegasan dari Kapolres agar pihak SPBU disiplin melayani pembelian berdasarkan barcode dan rekomendasi resmi menjadi perhatian utama dalam kegiatan ini.

    “Kami ingin memastikan BBM bersubsidi benar-benar sampai kepada yang berhak, terutama nelayan,” menjadi penekanan yang disampaikan melalui Kapolsek Pasaman.

    Langkah ini selaras dengan aturan yang ditetapkan oleh BPH Migas mengenai tata cara distribusi BBM subsidi di seluruh Indonesia.

    Bagi nelayan, pengawasan ini memberikan rasa tenang karena prosedur yang mereka jalankan telah diperiksa langsung oleh aparat.

    Pihak pengelola SPBU juga diingatkan untuk tidak melayani pembelian BBM subsidi di luar ketentuan yang telah diatur.

    Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah pencegahan dini terhadap potensi penimbunan atau penyalahgunaan BBM subsidi.

    Di tengah meningkatnya kebutuhan energi masyarakat pesisir, pengawasan lapangan seperti ini dinilai sangat penting untuk menjaga stabilitas distribusi.

    Peran Kapolres dalam mengendalikan arah pengawasan menunjukkan bahwa perhatian kepolisian juga menyentuh kebutuhan hidup masyarakat.

    Kehadiran aparat di SPBU menjadi bentuk pengawasan yang bersahabat agar sistem distribusi berjalan sebagaimana mestinya.

    Nelayan pun menyambut baik kegiatan ini karena mereka merasa haknya dijaga dan dilindungi.

    Pengawasan konsisten di titik strategis seperti SPBU Nagari Sariak menjadi gambaran nyata komitmen Polres Pasaman Barat dalam menjaga distribusi subsidi negara tetap tepat sasaran.


    Catatan Redaksi

    Kegiatan pengecekan distribusi BBM bersubsidi ini memperlihatkan peran polisi yang hadir di tengah masyarakat untuk memastikan hak nelayan tetap terjaga.

    Melalui arahan AKBP Agung Tribawanto, pengawasan ini bertujuan agar bio solar bersubsidi benar-benar diterima oleh pihak yang berhak.

    Pesan yang ingin disampaikan jelas, polisi hadir untuk memastikan aturan berjalan dengan baik tanpa merugikan masyarakat kecil.

    Sekaligus menjadi pengingat bahwa pembelian BBM bersubsidi wajib mengikuti ketentuan administratif seperti barcode kendaraan dan surat rekomendasi resmi.

    Dengan pendekatan yang lebih dekat dan bersahabat, keterlibatan polisi di SPBU menjadi bagian dari upaya menjaga keadilan distribusi subsidi negara.


    TIM RMO  

    Jumat, 03 April 2026

    Dari Hati ke Hati, AKP Nanin Aprilia Fitriani Pererat Kepercayaan Sesuai Arahan AKBP Agung Tribawanto

    PASAMAN BARAT | Suasana hangat pasca Idulfitri terasa di Masjid Al-Mukminin Pasaman Baru saat personel Satlantas dari Polres Pasaman Barat menghadiri acara halalbihalal bersama tokoh agama dan masyarakat, Kamis (2/4/2026). Momen ini menjadi ruang kebersamaan yang memperlihatkan kedekatan polisi dengan warga.

    Kegiatan tersebut merupakan bagian dari semangat humanis yang selama ini ditekankan oleh Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., dalam membangun komunikasi yang hangat antara kepolisian dan masyarakat.

    Hadir langsung di tengah jamaah, AKP Nanin Aprilia Fitriani, Kasat Lantas Polres Pasaman Barat, duduk bersama tokoh agama dan warga tanpa sekat, menghadirkan suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

    “Kami mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, minal aidin walfaizin, mohon maaf lahir dan batin,” ucap AKP Nanin Aprilia Fitriani.

    Menurutnya, halalbihalal ini menjadi momentum mempererat silaturahmi, kebersamaan, sekaligus memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat pasca Idulfitri.

    “Halalbihalal sebagai momen saling memaafkan, memperkuat solidaritas, dan menjaga kebersamaan antara Polri dengan masyarakat,” ungkapnya.

    Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat dan stakeholder selama pelaksanaan **Operasi Ketupat Singgalang 2026 sehingga situasi kamseltibcarlantas selama Ramadan hingga Idulfitri berjalan aman dan kondusif.

    “Terima kasih kepada stakeholder terkait dan masyarakat, sehingga tercapainya situasi kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif,” sebutnya.

    Dalam kesempatan itu, AKP Nanin turut memperkenalkan program “Polantas Menyapa” sebagai komitmen pelayanan cepat, ramah, dan efisien, khususnya dalam pengurusan SIM dan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

    “Polantas adalah sahabat masyarakat, petugas akan melayani masyarakat sepenuh hati di setiap sentra pelayanan Satlantas Polres Pasaman Barat,” ujarnya.

    Ia juga mengajak seluruh warga menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan selalu mematuhi aturan di jalan raya.

    “Patuhi aturan lalu lintas, hindari pelanggaran, utamakan keselamatan daripada kecepatan,” imbaunya.

    Kehadiran polisi di masjid, di tengah kegiatan keagamaan, memberi pesan kuat bahwa kepolisian adalah bagian dari masyarakat itu sendiri.

    Nilai pendekatan humanis yang selama ini ditekankan pimpinan terasa hidup dalam langkah anggotanya yang lebih banyak menyapa, mendengar, dan membangun kepercayaan.

    Kegiatan ini turut dihadiri Kanit Kamsel Aiptu Harion Eka Putra, anggota DPRD Pasaman Barat Adriwilza, tokoh agama, dan masyarakat Pasaman Baru.

    Halalbihalal itu menjadi ruang dialog hangat, di mana pesan keselamatan berlalu lintas disampaikan dengan cara sederhana dan mudah dipahami.

    Inilah wajah polisi yang diharapkan masyarakat: hadir, dekat, dan peduli.


    Catatan Redaksi:

    Kegiatan ini menjadi contoh nyata penjabaran peran polisi di tengah masyarakat, bahwa tugas kepolisian tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga membangun silaturahmi, empati, komunikasi, serta kepercayaan publik melalui pendekatan humanis yang langsung dirasakan warga.


    TIM RMO 

    Wajah Ramah Polantas, Arah Humanis Agung Tribawanto dan Nanin Aprilia Fitriani

    PASAMAN BARAT | Di sejumlah titik jalan dalam wilayah Kabupaten Pasaman Barat, suasana interaksi antara polisi dan masyarakat kini terasa berbeda. Bukan lagi sekadar pemeriksaan kelengkapan berkendara, melainkan sapaan hangat yang menghadirkan rasa nyaman bagi para pengguna jalan.

    Program Polantas Menyapa yang dijalankan jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Pasaman Barat menjadi pendekatan edukatif yang menyentuh langsung kesadaran masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas.

    Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, menekankan bahwa budaya tertib lalu lintas harus dibangun melalui pemahaman yang tumbuh dari dalam diri masyarakat.

    Kasat Lantas Polres Pasaman Barat, AKP Nanin Aprilia Fitriani, memandang pendekatan humanis sebagai cara efektif membangun kedekatan emosional antara polisi dan warga di jalan raya.

    Personel Polantas hadir menyapa pengendara roda dua, roda empat, hingga pejalan kaki, sembari menyampaikan pesan keselamatan dengan bahasa yang mudah dipahami.

    Sapaan tersebut disertai pengingat penggunaan helm, kelengkapan surat kendaraan, serta etika berkendara yang aman bagi semua.

    Respons masyarakat pun terlihat positif. Senyum yang terbangun di jalan raya menjadi tanda bahwa pendekatan ini diterima dengan baik.

    Kedekatan yang tercipta perlahan mengubah cara pandang warga terhadap kehadiran polisi lalu lintas di jalan.

    Dampaknya terlihat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang 2026 di Pasaman Barat, di mana angka kecelakaan mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

    Tercatat delapan kasus kecelakaan dengan rincian empat korban luka berat, 13 luka ringan, tanpa korban meninggal dunia, serta kerugian material yang jauh lebih kecil.

    Data tersebut menjadi indikator bahwa edukasi yang menyentuh kesadaran masyarakat mampu menekan risiko kecelakaan.

    Selama Ramadan hingga Idulfitri, pelayanan optimal terus diberikan demi keamanan dan kenyamanan masyarakat saat arus mudik dan balik.

    Dialog yang terbangun di jalan raya bukan hanya soal aturan, tetapi kepedulian terhadap keselamatan bersama.

    Masyarakat mulai memahami bahwa tertib berlalu lintas bukan sekadar kewajiban hukum, melainkan kebutuhan bersama untuk melindungi diri dan orang lain.

    Polantas Menyapa pun menjadi cara baru mendekatkan polisi dan masyarakat di ruang publik yang paling sering bersentuhan: jalan raya.


    Catatan Redaksi:

    Pendekatan humanis yang dilakukan Polantas ini menunjukkan bahwa keselamatan berlalu lintas tidak hanya bertumpu pada penindakan, tetapi pada kesadaran bersama. Masyarakat diharapkan menjadikan tertib berlalu lintas sebagai kebiasaan, bukan karena ada polisi di jalan, melainkan karena memahami bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama.


    TIM RMO 

    AKBP Agung Tribawanto Dorong Toleransi Antarumat Beragama


    PASAMAN BARAT
     | Di tengah suasana khidmat peringatan Jumat Agung, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menyampaikan ucapan yang sarat empati kepada umat Kristiani di wilayahnya, sebagai bentuk penghormatan tulus atas hari suci wafatnya Isa Almasih yang diperingati dengan penuh keheningan dan doa.

    Bersama jajaran staf dan Bhayangkari, Kapolres menunjukkan bahwa perhatian institusi kepolisian tidak hanya hadir dalam tugas keamanan, tetapi juga dalam sisi kemanusiaan yang menghargai setiap keyakinan yang dianut masyarakat Pasaman Barat.

    Baginya, Jumat Agung bukan sekadar peringatan keagamaan, melainkan momen refleksi sosial yang mengajarkan nilai kasih, pengorbanan, dan kedamaian yang sangat relevan dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk.

    “Semoga peringatan ini membawa ketenangan batin, mendekatkan diri kepada Tuhan, dan semakin menguatkan persaudaraan di tengah masyarakat,” ucapnya dengan nada penuh ketulusan.

    Kapolres menilai bahwa toleransi sejati terlihat dari sikap nyata dalam kehidupan sehari-hari, saling menghormati tanpa melihat perbedaan latar belakang agama maupun budaya.

    Dalam momentum ibadah tersebut, Polres Pasaman Barat memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan berlangsung aman, tertib, dan khidmat sehingga umat dapat beribadah dengan rasa nyaman.

    Pendekatan pengamanan dilakukan secara humanis, mengedepankan pelayanan yang bersahabat, serta kehadiran polisi yang menenangkan, bukan menegangkan.

    Menurutnya, rasa aman yang dirasakan masyarakat bukan hanya karena penjagaan, tetapi karena tumbuhnya rasa saling menjaga antarwarga.

    Ia juga melihat Jumat Agung sebagai ruang memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan lintas keyakinan yang telah lama hidup di Pasaman Barat.

    Pesan yang disampaikan mencerminkan bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga penjaga nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.

    Nilai pengorbanan yang diperingati pada Jumat Agung diharapkan mampu menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama, terutama mereka yang membutuhkan perhatian.

    Keberagaman yang ada di Pasaman Barat, menurut Kapolres, merupakan kekuatan besar jika dirawat dengan sikap saling menghargai dan menghormati.

    Ucapan yang sederhana namun penuh makna ini menunjukkan kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat dan memahami nilai-nilai sosial yang hidup di tengah warga.

    Pesan damai yang disampaikan menjadi pengikat harmoni yang terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Pasaman Barat.

    Momentum religius tersebut kembali mengingatkan bahwa kedamaian lahir dari empati, toleransi, dan sikap saling memahami di antara perbedaan.

    Jumat Agung pun menjadi pengingat bersama bahwa persaudaraan sejati tumbuh ketika setiap orang mampu menghargai keyakinan orang lain dengan hati yang lapang.


    Catatan Redaksi:

    Pesan yang disampaikan Kapolres Pasaman Barat menegaskan wajah Polri yang hadir untuk masyarakat—menjaga keamanan ibadah, merawat toleransi, serta menguatkan persaudaraan di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan Pasaman Barat.


    TIM RMO 

    Selamat datang di website resmi kami , Terima kasih telah berkunjung,, Semoga anda senang! Tertanda Pemred: